“ Wahai masa lalu yang telah
berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti matahariMu. Aku tak akan pernah
menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung
sedetikpun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua. Pergi dan tak
pernah kembali lagi.”
“ Wahai masa depan, engkau
masih dalam kegaiban. Maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan
menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tak akan memburu sesuatu yang
belum tentu ada, karena esok hari mungkin tak ada sesuatu. Esok hari adalah
sesuatu yang beum diciptakan dan tidak ada satupun darinya yang dapat
kusebutkan.”
“ Hariku adalah hari ini “
Hari dimana aku biasa
menikmati nasi yang hangat, dapat meminum air yang jernih, dapat menghirup
udara yang segar dan bersih.
“ Hariku adalah hari ini “
Hari dimana aku akan
menyibukkan diri untuk memperbaiki keadaan, mengembangkan potensi dalam diriku
dan mensucikan setiap amalanku.
“ Karena hanya akan hidup
hari ini, maka aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Allah Swt,
mengerjakan shalat sesempurna mungkin, membekali diri dengan shalat sunnah
nafiah, berpegang teguh pada Al-qur’an, mengkaji segala yang bermanfaat, dan
mempelajari ilmu yang akan menjadikanku orang yang lebih baik bagiMu. ”
"La Tahzan- Jangan bersedih"
EmoticonEmoticon