I'M confused..

07.08 0

Galau….galau dan galau

Inilah perasaanku beberapa hari ini. Rasa jenuh yang mengurangi semangat. Ditambah lagi berita yang disampaikan ibu lewat telepon tadi. Entahlah bagaimana aku harus bersikap dengan semua ini. Apakah menganggap ini musibah atau justru anugerah???

Ibu akan berpisah dengan bapak.
Seperti biasa setelah bertengkar hebat. Ibu memutuskan untuk berpisah. Sebenarnya dari dulu aku telah mengira semua ini akan terjadi. Entah kemarin, besok atau lusa. Lambat laun hal itu akan terjadi juga. Jadi sebenarnya mentalku sudah terbiasa dengan hal ini. 

Sejak kecil aku dan adik-adik sebenarnya telah terbiasa dengan pertengkaran hebat dlam keluarga kami. Pertengkaran yang selalu diakhiri dengan perginya ibu dari rumah. Aku dan adik-adik yang menyaksikan pertengkaran itu sebenarnya belum mengerti betul apa duduk persoalan yang sebenarnya. Kami terlalu kecil untuk mengerti masalh rumit yang dihadapi bapak dan ibu. Yang aku ingat hanya suara tinggi yang bersahut-sahutan sampai kedengaran tetangga kami. Suara perabotan rumah yang yang dibanting dan makian kasar yang dikeluarkan oleh keduanya. Yang aku tahu setelah bertengkar ibu akan pergi dari rumah untuk beberapa lama. Dan kami akan menginap dirumah nenek. Tetangga juga mengenal bapak dan ibu sebagai pasangan yang bermasalah.

Semakin kesini akhirnya aku dan adik-adik semakin mengerti keadaan keluarga kami. Keluarga kami tidak seperti keluarga teman-teman yang lain. Teman-temanku memiliki keluarga yang bahagia. Bapak dan ibu yang saling mencintai,saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Bapak yang menyayangi anak-anaknya, senantiasa menjadi tempat anak-anaknya bercerita, bapak yang bisa diajak bercanda dan tertawa bersama. Bapakku bukan sperti itu, dia orang yang kaku kepada kami,namun entah mengapa kalau dengan anak-anak tetangga dia sangat ramah dan bersahabat. Diluar rumah dia bisa menjadi lelaki yang menyenangkan, pemurah dan baik hati. Namun setelah sampai dirumah perangainya berubah 360%. Dia menjadi orang lain yang super meyebalkan bagi kami. Dia menganggap aku,adik-adik dan ibu seakan-akan orang asing dirumah itu.

Aku dan adik-adik dibesarkan dengan hal-hal seperti itu. Dengan kasih sayang yang tidak seimbang antara bapak dan ibu. Maka wajrlah rasanya kami tumbuh menjadi anak-anak yang kasar, pemalu, maunya menang sendiri, tertutup dan tidak bisa berbagi cerita dengan orang  lain. Sosok bapak tidak pernah kami kenal. Hanya sosok laki-laki kasar dan semaunya yang kami kenal. Kami kekurangan kasih sayang dari sosok yang harusnya selalu ada bagi keluarga kami. 

Kusadari ataupun tidak, aku senantiasa iri dengan anak-anak yang lain. Aku juga ingin punya bapak sperti mereka. Sangat ingin. Aku merindukan sosok bapak. Sangat merindukan ssok pemimpin keluarga seperti seharusnya. Hmh.,,,,,setiap hari aku senantiasa berharap semoga dia bisa berubah,namun akhir-akhir ini kelakuannya tambah menjadi-jadi. Sampai-sampai ibuku yang kukenal sebagi wanita yang sangat sabar ternyata sudah tidak tahan dengan bapak. Dan keputusan itupun diambil……
Yah, keputusan untuk berpisah….

Aku bisa memahami kenapa semua ini terjadi. Namun yang tidak aku pahami kenapa sikap bapak kepada kami sperti itu. Apa alasan yang membuat dia memperlakukan kami sperti itu. Aku belum bisa jalan pikirannya, belum bisa menebak apa yang ia pikirkan. Hanya dia dan Allah yang tahu apa sebenarnya yang ada dalam hatinya. Aku juga tidak mau menerka-nerka.
Biarkanlah semua ini berjalan seperti seharusnya,,aku sudah pasrah apapun yang terjadi….Perasaannku juga sudah dari dulu berubah, hampa, hambar dan semuanya menjenuhkan. Kehangatan keluarga tidak pernah aku rasakan, walaupun dalam hari Besar sperti hari Raya. Mereka juga tetap bertengkar. Itu yang membuat aku menjadi orang yang tertutup sperti ini. Menjadi anak dengan mental yang lemah, Gampang menyerah, tidak mampu percaya kepaad orang lain dan sangat mudah berfikir negative pada orang lain. 




Ya aku sperti itu, 

Aku tahu tidak seharusnya aku menyalahkan siapa2, bahkan bapak sekalipun. Aku bersikap kan atas kemauanku sendri. Aku seharusnya ikhlas dan bisa menerima semua yang terjadi. Namun sampai detik ini aku blum bisa ikhlas dan menerima semua ini. Sampai saat ini aku masih menyalahkan orang lain untuk  semuanya. Aku blum bisa ikhlas….Ya Allah aku bingung dan gamang.

Ya Allah aku belum rela dengan semua ini…….






.

Jenuh, Bored,Suntuk,de el el

23.17 0

Siang hari yang panas, angin bertiup tidak begitu kencang. Lumayan membuat beberapa orang disiang hari ini mengeluh. Sekarang lagi musim kemarau disini, mungkin bukan hanya disini tapi hampir semua daerah yang ada dinegeri ini. Musim kemarau yang sepertinya jauh lebih lama dari sebelumnya. Entah karena pengaruh global Warming yang lagi marak dibahas dalam seminar Lingkungan dimana-mana atau memang Sang Pencipta sedang memberikan ujian buat kita. Yah ujian kesabaran, seberapa banyak kita mengeluh dan menyalahkan keadaan.
Siang ini seperti biasa saya berdiam didalam kamar kost dan tidak kemana-kemana. Kamar kost berukuran 4x5 yang lumayan lapang ditempati oleh dua orang kakak beradik yang selalu bersitegang namun sebenarnya saling sayang dan saling membutuhkan…*so sweet

Hari ini terlewati seperti hari-hari kemarin…

Saya bangun jam 10 pagi menjelang siang, setelah begadang sampai jam 00.30 semalam. Bangun tidur, mencuci piring, masak, menyiapkan makan, beres-beres kamar, makan, mandi dan kegiatan lainnya. Saya seperti DE JAVU setiap harinya mengulang kegiatan yang sama, dengan ritme dan irama yang nyaris sama. Mungkin ini dampak dari libur kuliah yang hampir 2 bulan, sehingga setiap harinya saya hanya menghabiskan waktu dengan kegiatan yang sama. Tanpa ada variasi sedikitpun. Virus M alias malas sepertinya sedang bersahabat dengan saya akhir-akhir ini. Karena berada terus di zona nyaman saya terserang virus yang membuat saya enggan untuk melakukan hal yang baru. Tanpa terasa rasa jenuh itu seringkali datang menyapa akhir-akhir ini. Otak dan tubuh seprti berontak ingin sesuatu yang baru, sesuatu yang bisa menjadi suplemen otak dan tubuh sehingga virus yang ada bisa ditekan sedikit demi sedikit.  Ya saya memang jenuh dengan kegiatan yang senantiasa sama ini. Namun saya juga bingung kegiatan apa yang bisa saya lakukan untuk memutus mata rantai perkembangan Virus M ini. Mau hang out, dana sangat terbatas, karena beasiswa IBU belum cair*hihihi. Padahal untk hang out kan harus ada modal, ntar saya nekat hang out kemana gitu dan hasilnya saya tidak bisa pulang* hiks,,,mngerikan bukan.



Jadi pada akhirnya hanya ada beberapa alternatif yang dapat saya lakukan, membaca novel yang belum saya selesaikan, atau menulis resume tugas dari SK yang deadlinenya itu hari Ahad. Tapi entahlah, mungkin karena serangan Virus M ini memang hebat jadi tetap saja tidak semangat untuk memulai. Online dan bertemu teman-teman dunia maya via sosial network memang lumayan menghibur namun tetap saja jenuh. Sepertinya saya membutuhkan sesuatu yang baru, sesuatu yang berbeda. Tapi apa yah???


Yah bingung juga. Saya hanya  berharap bisa mendapatkan sebuah ide yang bisa mengurangi rasa jenuh yang menggerogoti ini * hiks.  Ide yang brilian namun murah meriah*teteup anak kost gitu. Semoga dengan menuangkan tulisan ini, saya bisa mendapatkan pencerahan* hueeekkk.  Yap, dengan tulisan ini setidaknya uneg-uneg yang ada bisa tersalurkan dengan baik. *Amiin


Pokoknya judulnya jenuh,,,,,,
I need something new and different…..
Something yang bisa menambah semangat dan membuat hidup lebih ceria lagi……


 Sampai tulisan ini dipublish, penulis belum dapat ide apa2 pemirsahhhh......






Sahabat dan 5 cm

07.37 0

 “ Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung, mengambang didepan kening kamu. Jadi dia tidak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri.”

Itulah sepenggalan kalimat yang ada di novel 5 cm, karya mas Donny Dhirgantoro. Kalimat yang sangat memotivasi. Kalimat sederhana namun mampu membakar semangat kita * setidaknya itu yang saya rasakan setiap membaca kalimat itu.
 Novel 5cm Yang telah lusuh*hiks...




Novel yang pertama saya baca pada tahun 2009. Kesan pertama saat liat tampilan novelnya, jujur kurang interest dengan cover hitam dan terkesan misterius. Namun setelah sang empunya novel menyarankan saya untuk membaca buku ini. Ternyata DAHSYAT. Buku ini memang sangat bagus. Bercerita tentang lima sahabat, tentang petualangan mereka mendaki gunung Mahameru, persahabatan, perjuangan dan masih banyak kisah mereka yang membuat buku ini sangat layak untuk dibaca. Ternyata pepatah ‘ Don’t judge book by the cover’ itu ada benarnya juga.
Dan sekarang sudah hampir beberapa tahun setelahnya, saya menemukan bahwa 5 cm telah menjadi candu dimana-mana. Dengan boomingnya tekhnologi dan makin maraknya situs pertemanan yang ada memungkinkan penyebaran informasi yang ada berjalan amat sangat cepat. Saya  menemukan banyaknya orang-orang yang termotivasi dengan buku ini, dengan kisahnya, dengan pesan-pesan yang ada didalamnya.
Saat ini saya menjadi salah satu anggota di sebuah komunitas disalah satu jejaring sosial. Di Komunitas itu, orang-orang dari berbagai macam daerah, beragam umur, berbagai macam latar belakang pendidikan dan profesi berbaur menjadi satu. Mereka bersahabat dan berbaur satu sama lain. Mereka berbagi tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras. Hanya satu tujuan mereka, Berbagi dan menjalin persahabatan tanpa adanya sekat perbedaan. Mereka bercanda, saling menasehati, mendengarkan cerita satu sama lain,apapun yang mereka lakukan adalah hal yang menyenangkan…
Namun sebagai salah satu anggota yang terbilang baru, saya merasa masih sering mengalami kesulitan untuk berbaur dengan mereka. Padahal saya juga ingin seperti teman-teman yang lain yang bisa berceloteh dengan riangnya. Berbagi dan berinteraksi satu sama lain. Saya juga ingin mendapatkan sahabat-sahabat baru yang bisa menularkan energy positifnya kepada saya. Sekarang saya juga sudah mulai sering memposting sesuatu disana, mengomentari kiriman-kiriman teman yang lain, setelah sebelumnya saya merasa kesulitan tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk berbaur dengan mereka. Setidaknya sekarang saya telah mengenal beberapa dari mereka walaupun belum terlalu akrab. Untuk sementara saling mengenal dulu sudah lumayan. Bukankah ada kalimat bijak yang mengatakan ‘ tak kenal maka tak sayang’…..hehehe.
Dan sebentar lagi,untuk daerah Makassar aka nada meet and greet dengan sang penulis 5 CM, mas Donny. Moment yang sangat dinantikan oleh para ranger * sebutan untuk anggota komunitas, terinspirasi dari 5 cm*, khususnya Ranger Makassar. Dan untunglah pada hari H nanti saya libur kuliah. Saya berharap sekali bisa hadir dan berbaur dengan teman-teman yang akan menjadi sahabat-sahabat saya suatu saat nanti *hopefully….


Yah semuanya memang punya prosesnya sendiri-sendiri. Dan seperti yang saya jalani itu juga sebagian kecil dari proses hidup yang saya lalui. Mampukah saya melalui proses ini dan menjadi seorang JUARA……Itu semua tergantung pada saya sendiri. Proses yang sekarang saya jalani adalah mengenal orang-orang baru yang pada suatu saat nanti bisa menjadi sahabat saya. Karena memang dari kecil saya belum pernah memiliki sahabat seperti yang saya baca dibuku, lihat di tv, dan pada umumnya dimiliki oleh orang lain. Saya adalah orang yang selalu menutup diri dari orang lain, saya pribadi yang sangat susah percaya pada orang lain. Kemarin-kemarin saya berfikir bahwa sepertinya sahabat itu tidak terlalu penting. Namun sekarang sepertinya saya butuh sosok itu. Sosok yang bisa saya percaya, sosok yang bisa menegur dan menasehati saya, sosok yang bisa berbagi duka dan suka bersama.
Yah, Semoga dengan proses yang ada saya mampu mendapatkan sosok itu….Sahabat…..^^





It's All About ME ^^

It's All About ME ^^

03.36 0

Hari Selasa, 21 tahun silam* nyaris 22 tahun,, ketika itu seorang wanita tengah berjuang untuk melahirkan anak keduanya. Perjuangan antara hidup dan mati yang amat menguras energi, perjuangan yang begitu melelahkan. Tapi dia begitu tabah dan senantiasa menguatkan diri, walaupun peluh telah bercucuran membasahi tubuhnya yang lemah tak berdaya. Dengan sisa-sisa tenaga yang dia punya akhirnya dia berhasil melalui semua itu. Setelah perjuangannya selama 9 bulan, serta perjuangan hidup dan mati yang baru saja ia lalui ia berhasil melahirkan seorang bayi perempuan yang kelak akan banyak menyusahkan dirinya.(Sungguh TERLALU,,,,,).
Bayi merah yang lumayan kelebihan bobot itu (hihihi) diberi nama Indrawaty….panggilan masa kecilnya Indra (itu nama cowok kan ???). Tapi seiring dengan berjalannya waktu gadis kecil yang imut-imut (item tpi belum mutung ) sadar juga bahwa namanya telah banyak mengundang kontroversi (beuhhh). Jadi akhirnya dia mengganti nama panggilannya Ien ato IIn. Ya lumayanlah, cukup bisa menegaskan identitas sebagai seorang wanita, (gaya,,,,,!!!).
Saya  anak kedua dri 6 bersaudara yang akhirnya naik tingkat menjadi anak pertama tumbuh menjadi gadis yang tetap kelebihan bobot smpai saat ini.(konsisten bowww). Dari dulu sampai diumur  yang sekarang, banyak sudah kejadian yang telah saya alami. Baik itu menyedihkan, mengharukan, menyenangkan, membanggakan, menggelikan, dan me- yang lain. (hehehehe). Dan dari semua kejadian itulah aku belajar untuk menjalani hidup yang penuh dengan lika-liku dan kerikil-kerikil tajam (tzahhh).
Lahir dan besar dalam keluarga yang sederhana, membuatku juga menjadi sosok yang biasa-biasa saja. Menjadi sosok berwajah biasa, berkantong biasa, berteman dengan orang-orang biasa namun berharap suatu saat nanti bisa menjadi sosok yang LUAR BIASA. (Plok plok.plok).
Dan diumurku yang sekarang saya baru merintis karir untuk menjadi seorang PAHLAWAN ( Hah???). Maksudnya pahlawan tanpa tanda jasa,, yaitu seorang Pendidik. Ya. Walaupun saya  menyadari bahwa pilihan itu agak terlambat, tapi saya yakin bahwa tidak ada kata terlambat untuk mencoba dan melakukan sesuatu yang lebih baik..(jadi terharu yak). Kemaren-kemaren smpat bingung n masih gamang menentukan pilihan, tapi hari ini saya  yakin bahwa apa yang dijalani hari ini adalah hal yang lebih baik. Mudah-mudahan bisa tetap menjaga semangat dan keyakinan ini sampai akhir.(mohon dukungannya). Melihat semua pengorbanan orang-orang yang menyayangiku, aku berjanji dalam hati tidak akan MENGECEWAKAN mereka lagi. (Semangat).
Eh saking semangatnya, saya sampai lupa memperkenalkan diri. ( hehehe. Maaf yah).
Kenalkan saya Indrawaty, tpi biasa dipanggil Iin, Ien. Tapi paling senang dipanggil makan. ( beuhhh). Berasal dari Bulukumba salah satu kabupaten nan asri di Sulawesi Selatan. Saya anak pertama dari Pak Arif dan ibu Vina. KK tertua yang paling ditakuti oleh kelima adek-adek ,(whahahaha), Agus Sugianto, Mariorita, Ratna Sasmita dan yang paling kecil Fathul Jannah.
Sekarang saya sedang mengenyam pendidikan di FKIP UMM Makassar jurusan pendidikan Bahasa Inggris. ( cool!!!). orangnya biasa. Wajah biasa juga, tpi mau jadi orang yang LUARR BIASA (amiin). Tinggi 156 cm, berat badan 60 kg. Ya walaupun agak kurang seimbang tidak apa-apalah. Mau berdiet tapi susahhhhhhnya minta ampun. Jadi lebih baik menerima diri apa adanya. Hehehehe.
Saya orang biasa yang punya mimpi untuk jadi orang yang sukses…..
Saya suka warna Biru…..kenapa BIRU?
Karena biru itu damai, sederhana namun menenangkan….Pokoknya biru itu cool!!!
Saya suka laut, kenapa laut?
Karena laut itu luas *ya iyalah….., maksudnya tak terlihat ujungnya, laut itu damai, namun misterius,,,,,Laut itu CANTIK dan warnanya BIRU……
Saya suka travelling dan berkunjung ketempat2 yang baru dan mengenal orang yang baru…..
Saya suka buku, krena dalam buku banyak hal yang bisa kita dapatkan, buku itu media ekspresi diri sang penulis yang sarat mkna dan buku itu jendela dunia…..*so sweet
Untuk sekarang itu dulu yang bisa saya tulis tentang SAYA…… ^^
*to be continued………….