Cinta dan Ikhlas

22.49

Cinta
Cinta itu ketika kamu bisa menjadi lemahdan menangis ketika dia tidak ada disampingmu.
Cinta itu ketika kamu memiliki semangat yang berlipat ketika melihat senyumannya dipagi hari.
Cinta itu ketika kamu menjadi kuat setelah jatuh hanya dengan mengenggam tangannya.
Cinta itu ketika kamu merasa cemburu jika ia bersenda gurau dengan riang selain dengan dirimu.
Cinta itu ketika kamu merasa galau yang berkepanjangn ketika ternyata ia tak memilihmu untuk melabuhkan hatinya.

Cinta memang sangat menyenangkan, sangat melenakan dan sangat membuai para penikmatnya.
Namun tahukah kamu ada sesuatu yang jauh lebih indah dari cinta. Sesuatu yang amat sangat dirindukan oleh orang tuamu,oleh saudara-saudaramu,oleh sahabat-sahabatmu, bahkan sangat dirindui oleh Dzat Penciptamu.

Ikhlas



Ikhlas itu ketika kamu bisa menerima saat dia tak lagi disampingmu.
Ikhlas itu ketika kamu tidak sedih saat dia tak lagi memberikan senyumnya padamu dipagi hari.
Ikhlas itu ketika kamu tetap sabar pada saat terjatuh, dia tak lagi ada untuk menggenggam tanganmu atau hanya sekedar menghalau butiran debu yang menempel dipakaianmu.
Ikhlas itu ketika kamu merasa bahagia melihat dia berbagi senda gurau dan tawanya pada yang lain.
Ikhlas itu ketika kamu dan perasaanmu terabaikan olehnya, kamu tersenyum dan mengerti ternyata dia bukanlah orang yang tepat yang dipilihkan Allah untuk menghabiskan waktu dan umurmu. 

Ikhlas adalah penerimaan tertinggi kita akan ketetapan hidup yang berlaku.
Ikhlas jauh lebih bermakna daripada cinta.
Dalam cinta bisa saja terdapat kilatan nafsu yang mampu mencabik-cabik kesuciannya.
Namun dalam ikhlas,hanya ada penerimaan yang apa-adanya.
Penerimaan terhadap ketidaksempurnaan yang ada.
Penerimaan yang tulus dalam hidup.
Penerimaan yang tak pernah mengharapkan balasan apa-apa.
Penerimaan yang hanya mengharapkan ridha dari Dzat Penuh Cinta. Allah Swt. ^^


 Note : saat tulisan ini ditulis aku masih belajar memaknai dan memahami makna cinta dan ikhlas sesungguhnya.




Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
prima rizal
AUTHOR
4 Desember 2012 pukul 18.52 delete

yg pasti cinta itu tidak butuh alasan...

Reply
avatar